Perhatian ! "klik-rumah.com adalah sebuah website mengenai Informasi Desain Rumah, Tips Dekorasi Rumah, Tips Perawatan Rumah, Info KPR. Semoga kunjungan anda ke website sederhana ini bisa bermanfaat. Terima Kasih atas kunjungan anda ke website kami."

Mohon Tunggu .....

Apa Itu KPR/KPA ?

By On Tuesday, August 21st, 2018 Categories : KPR / KPA

Didalam dunia properti, seseorang ahli penjualan amat lah di wajibkan utk mengerti tentang kredit kredit bank karna kebanyakan konsumen memilih meminjam bank utk beli unit rumah dan juga apartemen.

apa itu kpr

Apa Itu KPR/KPA ?

KPR merupakan singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah dan KPA ialah singkatan dari Kredit Pemilikan Apartemen, yaitu product pembiayaan utk pembeli rumah atau apartemen dengan skema pembiayaan sampai dengan 90% dari harga rumah atau apartemen. sampai sekarang ini KPR/KPA disediakan oleh perbankan, walaupun telah ada perusahaan pembiayaan yang menyalurkan pembiayaan dari instansi sekunder utk pembiayaan perumahan (housing financing).

Pengembang biasanya telah bekerja sama dengan bank utk memudahkan proses pengajuan KPR. Oleh sebab itu, salah satu pertimbangan saat beli rumah ialah bank yang menyalurkan KPR. Ada beberapa tipe KPR.

Permohonan KPR/KPA diajukan dengan isi formulir pemesanan unit dari pengembang serta melunasi biaya pemesanan dan uang muka. Lengkapi formulir pengajuan kredit dan siapkan dokumen-dokumen seperti yang tertera dlm daftar persyaratan berikut ini.

Dokumen KPR/KPA Standar:

  1. usia tdk lebih dari 50 tahun pada saat mengajukan permohonan KPR/KPA
  2. Fotokopi KTP pemohon.
  3. Akta nikah atau cerai.
  4. Kartu keluarga.
  5. Surat keterangan WNI (utk WNI keturunan).
  6. Dokumen kepemilikan agunan (SHM, IMB, PBB).

Dokumen Tambahan utk Karyawan:

  1. Slip gaji.
  2. Surat keterangan dari tempat bekerja.
  3. Buku rekening tabungan yang menampilkan keadaan keuangan 3 bulan terakhir.

Dokumen Tambahan utk Wiraswasta atau Profesional:

  1. Bukti transaksi keuangan usaha.
  2. Catatan rekening bank.
  3. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  4. SIUP
  5. Surat izin usaha lainnya, seperti Surat Izin Praktik utk mereka dokter.
  6. Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Setelah melewati proses kajian kemungkinan kredit dan survey penilaian properti, pengajuan KPR/KPA dapat dilanjutkan dengan akad kredit. Apabila biaya dan keperluan administrasi setelah itu sudah terpenuhi, Selanjutnya ialah:

  1. Pelunasan BPHTB (Bea Peralihan Hak Atas Tanah dan Bangunan) sejumlah 5% dari harga jual properti sebelum waktu pajak,
  2. Asuransi FIDUCIA,
  3. Provisi kredit,
  4. Asuransi unit properti–umumnya ditanggung pengembang, dan juga biaya notaris utk pengikatan kredit dengan cara hukum.

Baca juga : Tips Dalam Memilih Property Indonesia

Sekiranya akad kredit sudah beres, maka bank dapat mengalirkan dana kredit yang umumnya ditransfer langsung ke rekening penjual atau pengembang. Proses ini umumnya memakan waktu maksimal 7 hari kerja. Suku bunga kredit dapat dicek secara  berkala, umumnya setiap 3 atau 6 bulan.

Apabila semuanya angsuran KPR telah dilunasi, bank dapat mengeluarkan Surat Pelunasan Utang dan Sertifikat Asli Kepemilikan Unit Properti. Ini adalah akhir dari proses KPR.

 

Apa Itu KPR/KPA ? | klik-rumah.com | 4.5