Perhatian ! "klik-rumah.com adalah sebuah website mengenai Informasi Desain Rumah, Tips Dekorasi Rumah, Tips Perawatan Rumah, Info KPR. Semoga kunjungan anda ke website sederhana ini bisa bermanfaat. Terima Kasih atas kunjungan anda ke website kami."

Mohon Tunggu .....

Inilah Tahapan Pembelian Rumah Via KPR

By On Saturday, September 8th, 2018 Categories : KPR / KPA, Kredit

Tahapan Pembelian Rumah Via KPR

Apa Itu KPR ??

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah Produk Pembiayaan yg diberikan oleh Pihak Bank kepada Pembeli Rumah dengan Skema Pembiayaan sampai dengan 90% dari Harga Rumah.

Tahap 1 :

Survei Lokasi.

Sebelum anda membeli Properti pastikan terlebih dahulu beberapa Hal berikut ini :

  • Cek Properti itu sendiri termasuk Spek dan Design juga Finishingnya.
  • Harga sesuaikan dengan Kemampuan.
  • Sumber dan Kualitas Air Bersih.
  • Akses.
  • Usahakan untuk memilih Lokasi yg dekat dengan Tempat Anda bekerja.
  • Cek Lingkungan sekitar Lokasi.
  • Cek akses Transportasi Umum.
  • Cek Fasilitas Umum terdekat seperti : Sekolah, Tempat Ibadah, Tempat belanja, Kantor Polisi, Pemadam Kebakaran dan lainnya.

Pastikan Anda membeli Properti dari Pengembang yg Reputasinya cukup baik dan mempunyai Track Record yg bagus, alias tidak pernah gagal dalam membangun proyeknya.

Pastikan juga bahwa Pengembang sudah melengkapi Legalitas dan memperoleh semua Perijinan yg dibutuhkan untuk membangun proyeknya.

Tahap 2:

Cari tahu Bank Pemberi KPR.

Apabila Anda membeli Properti Baru (Primary) dari Pengembang, biasanya Pengembang sudah ada Kerjasama dengan Bank – Bank tertentu.

Mintakan ke Pihak Pengembang Simulasi Perhitungan KPR dan Biaya-Biaya apa saja yg harus dibayarkan dan seberapa besar Jumlahnya yg harus Anda siapkan.

Tahap 3 :

Bayar Booking Fee (BF).

Saat Anda tertarik dengan Rumah yg akan Anda beli maka selanjutnya Anda harus membayar Booking Fee (BF) sebagai bentuk Ikatan antara Anda dengan Pihak Pengembang untuk salah satu Unit yg Anda pesan.

Besaran Booking Fee ini dan mengurangi Harga Jual atau tidak tergantung Kebijakan Pihak Pengembang karena Besaran dan Ketentuannya berbeda untuk setiap Pengembang.

Jangan lupa untuk Anda mintakan Bukti Pelunasan Booking Fee ke Pihak Pengembang.

Tahap 4 :

Surat Pemesanan Rumah (SPR).

Sesudah Anda membayar Booking Fee maka Pihak Pengembang akan membuatkan Surat Pemesanan Rumah (SPR) yg berisikan didalamnya Nama Perumahan, Nama Konsumen, Type Unit yg dipesan, Harga Unit, Besaran Down Payment (DP) yg dibayar, Plapon KPR dan ketentuan-ketentuan lain yg tertuang didalamnya yg ditandatangani oleh Kedua Belah Pihak.

Tahap 5 :

Pembayaran Down Payment (DP).

Besaran DP minimal adalah 10% utk KPR Rumah Pertama dengan Luas Tanah dibawah 70 meter atau DP minimal 30% untuk KPR Rumah Pertama dengan Luas Tanah diatas 70 meter dan DP minimal 40% untuk KPR Rumah Kedua.

Atau bisa juga besaran DP ditentukan oleh Pihak Pengembang.

Bisa juga besaran DP disesuaikan dengan keinginan Anda bila ingin lebih besar.

Adakalanya Kebijakan dari Pihak Pengembang untuk DP bisa dicicil sesuai waktu yg ditentukan dan harus sudah lunas saat akan Akad Kredit.

Jangan lupa juga untuk Anda mintakan Tanda Bukti Pelunasan DP dari Pihak Pengembang.

Tahap 6 :

Pengajuan Permohonan KPR.

Biasanya Pihak Developer yg akan membantu mengurus Pengajuan KPR Anda ke Pihak Bank yg sudah bekerjasama dengan Pengembang sesudah Anda melengkapi Berkas-Berkas KPR yg diminta Pihak Bank..

Tahap 7 :

Analisa Resiko Kredit (Credit Risk Analysis)

Ini adalah Tahapan yg paling Krusial.

Pihak Analis Bank akan melakukan Analisa terhadap Resiko Kredit untuk menilai seberapa kemampuan Anda dalam membayar angsuran. Besar Angsuran Bulanan biasanya ditentukan maksimum 40% dari Total Pendapatan Tetap Suami atau Istri (Single Income) atau gabungan Suami dan Istri (Double Income). Pihak Analis Bank akan melakukan Cek Rekening Koran selama 3 – 6 bulan terakhir. Pihak Analis Bank akan cek semua Pengeluaran Anda Perbulan dengan cara memanggil Anda untuk Wawancara. Bank juga akan melakukan pengecekan lainnya seperti Kroscek dengan menelepon sejumlah Referen yg Anda berikan dalam tahapan pengisian form pengajuan KPR termasuk Perusahaan dimana Anda bekerja juga melakukan Pengecekan via Bank Indonesia (BI Checking) yg antara lain :

  • KPR lainnya
  • Kartu Kredit
  • Kredit Kendaraan bermotor
  • Kredit lainnya seperti KTA, Kredit Usaha, dll.

Apabila Pihak Analis Bank sudah selesai melakukan Analisa Resiko Kredit maka Pihak Bank akan mengambil keputusan apakah Anda layak atau tidak diberikan Pinjaman KPR. Sehingga nanti akan dikeluarkan Surat Persetujuan Pemberian Kredit (SPPK).

Tahap 8 :

Survey Penilaian Aset Properti (Properti Appraisal Survey).

Pihak Analis Bank melakukan Survey Aset Properti (Property Appraisal) untuk menentukan Harga Jual dan Legalitas Properti yg dimaksud yg antara lain :

  • Nilai Aset Properti sesuai Harga Pasar yg berlaku
  • Legalitas Dokumen seperti: Sertifikat IMB (Ijin Mendirikan Bangunan), Setifikat Tanah, Sertifikat Sarusun (untuk apartemen/office space), SPPT PBB, Asuransi Unit Properti, Surat Kuasa Jual, Surat Hibah, Surat Warisan dll.

Sesudah Pihak Analis Bank melakukan Survey Aset Properti, Pihak Analis Bank akan menentukan apakah bisa langsung lanjut ke Proses Akad Kredit atau masih perlu ada Dokumen Tambahan lainnya yg perlu disiapkan.

Tahap 9 :

Akad Kredit

Jadwal Akad Kredit biasanya ditentukan oleh Pihak Bank sesudah mengkondisikan semua yg terlibat yg antara lain Bank, Developer, Notaris dan Nasabah. Alangkah baiknya Anda mengikuti Jadwal Akad Kredit yg sudah ditentukan oleh Pihak Bank. Sebelum dilakukan Akad Kredit maka Anda harus siapkan Biaya Proses KPR yg besarannya maksimal 7 % dari Plapon Kredit yg diberikan Bank.

Tahap 10 :

Bayar Angsuran Bulanan KPR Anda.

Sesudah akad kredit, bank akan mengucurkan dana kredit yg biasanya akan ditransfer langsung ke rekening Pengembang oleh Pihak Bank.

Dan di Bulan berikutnya Anda sudah berkewajiban membayar Ansuran Bulanan Anda

  • Bayar angsuran bulanan diusahakan jangan sampai lewat Jatuh Tempo.
  • Review Bunga Kredit secara berkala.
  • Pada umumnya bank akan melakukan Review Bunga Kredit secara berkala yaitu setiap 3 atau 6 bulan.

Baca juga : Apa Itu KPR/KPA ?

Baca juga : Tips Supaya KPR di Setujui BANK

Tahap 11 :

Pelunasan.

Anda bisa melakukan Pelunasan sebelum Masa Angsuran berakhir dan terlebih dahulu harus dikomunikasikan dengan Pihak Bank. Biasanya pada saat Akad Kredit untuk Tata Caranya akan diinformasikan oleh Pihak Bank. Sesudah Anda melunasi semua Cicilan KPR Anda sesuai Waktu yg sudah ditentukan, maka Anda berhak untuk mendapatkan :

  • Surat Pelunasan Hutang dari Pihak Bank.
  • SERTIFIKAT ASLI KEPEMILIKAN RUMAH ANDA.

Tahapan tersebut diatas tidak mengikat karena bisa saja berjalan sesuai kondisi dan kebutuhan di Lapangan.

Inilah Tahapan Pembelian Rumah Via KPR | klik-rumah.com | 4.5