Perhatian ! "klik-rumah.com adalah sebuah website mengenai Informasi Desain Rumah, Tips Dekorasi Rumah, Tips Perawatan Rumah, Info KPR. Semoga kunjungan anda ke website sederhana ini bisa bermanfaat. Terima Kasih atas kunjungan anda ke website kami."

Mohon Tunggu .....

Komponen Biaya Yang Ada Dalam KPR

By On Tuesday, August 14th, 2018 Categories : KPR / KPA, Kredit

Pada dasarnya biaya KPR  terbagi dalam :

1. Komponen biaya Bank (relatif fixed):

Biaya bank terbagi dalam :

A. Biaya provisi.

  • Sebesar 1% dari pinjaman yang akan dicairkan.

B. Biaya administrasi

  • Umumnya kurang lebih sebesar IDR 300 ribu – IDR 500 ribu

C. Biaya asuransi jiwa

  • Asuransi jiwa diperlukan utk melindungi baik pihak bank dan juga keluarga kreditur. jikalau kreditur meninggal dunia, perusahaan asuransi akan melunasi sisa pinjaman. Jadi baiknya kreditur memerlukan asuransi jiwa. Premi asuransi jiwa dibayar oleh kreditur.
  • Besarnya sesuai dengan usia pemohon kredit , besar pinjaman kredit yang dicairkan dan jangka waktu kredit. Sebagai gambaran utk KPR dengan jangka waktu 10 – 15 tahun , utk debitur dengan usia 30 tahun jadi premi yang dibayarkan sekitaran 1% – 1,5% dari besar KPR yang akan dicairkan. Misalnya besar KPR IDR 300 juta jadi premi asuransi jiwa sebesar +/- IDR 3 juta – IDR 4,5 juta.

D. Biaya asuransi kebakaran

  • Bank wajib melindungi nilai jaminan bangunan rumah dari resiko kebakaran. Oleh karna itu jaminan harus diproteksi dengan asuransi kebakaran sampai masa kredit beres.
  • Debiturdiwajibkan membayar asuransi kebakaran . Umumnya nilai premi ini sudah diberikan dari perusahaan asuransi. namun jikalau terjadi kebakaran , ganti rugi akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi untuk bank. Di dlm polis asuransi disebutkan urutan bank sebagai pihak yang akan menerima ganti rugi.
  • Besarnya sesuai dengan nilai bangunan dan jangka waktu kredit, umumnya sebesar 1% dari nilai bangunan.

E. Cicilan 1 bulan pertama

  • Misalkan bank udah menetapkan angka plafon kredit pinjaman dan sudah ada nilai angsuran tiap bulannya, jadi bank akan mengendapkan angsuran senilai 1x angsuran, di mana uang ini akan disimpan pada rekening koran pinjaman dan tdk dapat dicairkan sampai jangka waktu kredit berakhir.

F. Appraisal

  • Biaya ini oleh bank akan dibayarkan kepada perusahaan penilai agunan / apraisal. Perusahaan ini bertugas menaksir harga tanah dan bangunan yg akan dibeli oleh konsumen. Biaya ini dikenakan saat akan mengambil kredit. Hasil penilaian ini akan menentukan berapa harga rumah dan berapa plafon kredit yang nantinya diberikan oleh bank.

G. Biaya buka rekening bank

  • Besarannya berbeda – beda utk setiap bank.

Komponen Biaya Yang Ada Dalam KPR

Komponen Biaya Yang Ada Dalam KPR

2. Biaya dari Notaris

Biasanya ditunjuk oleh pihak Bank dan relatif fixed. Biaya ini ialah layanan untuk notaris dan pihak terkait dlm pengurusan surat – surat terkait kepemilikan tanah. Jumlahnya sangat tergantung dari tarif layanan yang diberikan oleh notaris. Bank menunjuk beberapa notaris dengan tarif layanan yang relatif standard. Dan kualitas notaris dapat diandalkan karna udah diseleksi dengan sangat ketat oleh bank. Biaya – biaya notaris terbagi dalam :

A. Biaya cek sertifikat

  • Merupakan biaya utk lakukan pengecekan keaslian sertifikat rumah yang dibeli.

B. Biaya perjanjian kredit

  • Perjanjian kredit yang dibuat notaris akan dikenakan biaya sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

C. Akta jual beli

  • Biaya ini akan dikenakan terhadap surat jual beli yang timbul dari proses jual beli rumah tsb.

D. Bea balik nama

  • Setelah jual beli terjadi, maka diperlukan biaya utk balik nama dari penjual ke pembeli.

E. APHT

  • APHT ialah Akta Pembebanan Hak Tanggungan. Pada saat berlangsung kredit jadi hak tanggungan (rumah) yang udah bersertifikat atas nama pembeli akan dibebankan hak tanggungan di kantor pertanahan.

F. Pembebanan HT ( hak tanggungan )

  • Ini diperlukan biaya pembebanan hak tanggungan utk keperluan pengurusan di kantor pertanahan.

3. Biaya Pajak Jual Beli

Tergantung harga rumah dan bangunan

A. Pajak pembeli / BPHTB

  • Pajak pembeli: 5% dari (NJOP – 60 juta), angka 60 juta khusus utk daerah Jakarta, utk lokasi di luar Jakarta seharusnya lebih murah.

Pada rumah baru , pembeli akan dikenakan biaya PPN. Tapi biasanya harga yang di tawarkan oleh developer utk penjualan rumah baru udah termasuk juga biaya PPN.

Kapan biaya pajak jual beli dibayarkan ? Sama seperti biaya bank, ini harus dibayarkan lebih dulu sebelum akad kredit

Info :

Alahngkah baiknya pajak jual beli dibayarkan setelah memperoleh persetujuan dari bank dan dokumen – dokumen jaminan udah dilakukan pengecekan oleh pihak bank dan pihak notaris.

4. Uang Muka / DP ( Down Payment )

  • Uang muka ialah biaya yang mesti dikeluarkan sendiri oleh calon pembeli rumah dengan KPR. karna bank tdk membiayai 100% dari nilai rumah yang akan dibeli.
  • Uang muka mesti dibayarkan sebelum pembeli rumah dapat mengajukan kredit. Bukti kalau pembeli rumah mempunyai kapabilitas keuangan.
  • Bank Indonesia ( BI ) menetapkan atau mengatur jumlah uang muka sebesar 30% dari nilai rumah yang akan dibiayai. namun ada Bank yang dengan program-program promonya dapat memberi DP dibawah 30%.

Baca juga : Tips Supaya KPR di Setujui BANK

Tabel Estimasi Biaya yang mesti dikeluarkan utk KPR

 

No
Biaya – Biaya yang Dikeluarkan
Estimasi biaya
A
Bank ( relatif fixed )
4% dr besar pinjaman yang cair
1
Provisi
1% dr besar pinjaman yang bakal cair
2
Administrasi
+/- IDR 300 ribu.
3
Asuransi Jiwa
1% – 1,5% dr besar pinjaman yang bakal cair.
4
Asuransi Kebakaran
1% dari nilai bangunan
5
Cicilan 1 bulan pertama
1x cicilan
6
Appraisal
+/-IDR 500 ribu
7
Buka rekening bank
kecil
B
Notaris ( biasanya ditunjuk pihak bank & relatif fixed )
+/- 1% – 2%
1
Cek sertifikat
+/- IDR 100ribu
2
Perjanjian Jual Beli
3
Akta jual Beli
4
Bea Balik Nama
5
APHT
+/- IDR 1 Juta – IDR 2jt
6
Pembebanan HT
C
Pajak Pembeli
5%
1
BPHTB
5% x ( NJOP – 60 Juta)
Total
+/- 10% – 12%
D
DP / Uang Muka
30%
EstimasiTotal biaya yang butuh disiapkan
+/- 40% – 42%
Komponen Biaya Yang Ada Dalam KPR | klik-rumah.com | 4.5