Perhatian ! "klik-rumah.com adalah sebuah website mengenai Informasi Desain Rumah, Tips Dekorasi Rumah, Tips Perawatan Rumah, Info KPR. Semoga kunjungan anda ke website sederhana ini bisa bermanfaat. Terima Kasih atas kunjungan anda ke website kami."

Mohon Tunggu .....

Rumah Tumbuh ! Cara Tepat Membangun Rumah Bertahap

By On Friday, September 14th, 2018 Categories : Tips Properti

Semakin banyak istilah dalam mendesain rumah. Mulai dari rumah minimalis, antik, romanesque.

Dan salah satunya adalah rumah tumbuh.

Apakah yg Dimaksud Dengan Rumah Tumbuh?

Rumah tumbuh adalah merencanakan dan membangun rumah dengan cara bertahap dan dilakukan dalam jangka waktu yang panjang.

Itulah kira-kira definisi singkat dari rumah tumbuh.

Desain rumah tumbuh telah mengalami pengembangan. Baik pengembangan secara horizontal maupun vertikal.

Rumah Tumbuh Horizontal Dan Vertikal

Rumah tumbuh ada dua macam. Pertama rumah tumbuh horizontal, dan yg kedua adalah rumah tumbuh vertikal.

Rumah Tumbuh Horizontal

Rumah tumbuh horizontal adalah rumah yg mengalami pengembangan atau perluasan baik ke samping, ke depan maupun ke belakang.

Rumah tumbuh tipe ini sangatlah cocok jika Anda memiliki lahan yang luas.

Pada tipe ini, struktur tulang dibiarkan keluar. Sehingga ketika ada penambahan, sangat mudah melakukan penyambungan.

Selain itu, struktur tersebut utk menjaga konsep awal. Agar tidak terjadi perubahan. Perubahan di luar rencana biasanya membuat bugdet membengkak.

Rumah Tumbuh Vertikal

Seperti namanya, rumah ini didesain dengan cara membuat rumah tingkat. Tipe ini sangatlah cocok utk lahan yg terbatas.

Kita bisa mendesain rumah tipe ini dengan membuat 2 atau 3 tingkat. Kuncinya adalah pada perencanaan yg matang.

Pada rumah tipe ini, harus di utamakan pondasi dan kolom yg sangat kuat. Sehingga tidak perlu lagi menyuntikan kolom beton apabila berencana ditingkat.

Membangun Rumah Tumbuh Secara Bertahap

Sesuai namanya, rumah tumbuh dibangun secara bertahap. Mungkin awalnya hanya tipe 36 yang kecil. Kemudian dibangun dan di perluas menjadi tipe 60. Dan seterusnya.

Berikut ini adalah langkah apa saja yg harus dilakukan.

Mendesain Rumah Tumbuh

Rancangan awal sangatlah penting. Buatlah desain rumah dari awal sedetil mungkin.

Kenapa demikian?

Banyak sekali orang yg sangat kecewa karena rumahnya tidak sesuai keinginan. Ini dikarenakan kontraktor atau tukang bangunan tidak memahami keinginan anda sepenuhnya.

Oleh karena itu, tuangkan ide Anda kedalam bentuk gambar. Sehingga para pekerja dapat menangkap apa yg Anda inginkan.

Hal detil yg sering luput, contohnya:

Pemasangan kabel, pipa, lampu, dsb. Jika ini tidak diperhatikan dengan baik, maka rumah Anda bisa jadi berantakan.

Diskusi Dengan Kontraktor

Sebelum merencanakan membangun rumah, ada baiknya mendiskusikan dahulu dengan kontraktor sehingga kontraktor dapat memahami apa yg Anda inginkan.

Pastikan ide Anda dapat dipahami secara benar.

Banyak yg kecewa karena kontraktor membangun rumahnya tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pemilik rumah.

Oleh karena itu, diskusi intens merupakan solusi agar rumah dibangun sesuai desain.

Biaya Material Bangunan

Rencanakan  matang-matang semua perhitangan biaya material. Karena harga material pasti selalu naik dari masa ke masa.

Oleh sebab itu, sangatlah penting memasukan faktor inflasi setiap menghitung luas yg akan ditambahkan atau di perluas.

Supaya lebih mudah, tambahkan 5% dari harga ketika Anda membangun untuk kali pertamanya.

Bahan bangunan haruslah sesuai standar. Terlebih lagi utk tipe rumah yang tumbuh vertikal. Semua pondasi harus kuat utk menopang beban nanti.

Pengawasan Pembangunan

Sering kita mendengar keluhan, “Material pilih yg bagus. Saya bahkan lebihkan dari standar. Tapi kok hasilnya malah jelek ya? Di sana sini banyak retak. Dindingpun tidak lengket.”

Keluhan semacam itu sering terdengar.

Setelah di selidiki bukan karena kurang material, misalnya kurangnya semen dalam adonan. Bukan.

Tapi penyebabnya dikarenakan pengerjaan yg tidak teliti atau keliru. Oleh sebab itu, sangat penting melakukan pengawasan selama proses pembangunan.

Cek Struktur Bangunan

Struktur awal haruslah kuat, baik, dan terstandar. Rumah tumbuh adalah rumah yg diperluas.

Jika struktur awalnya kurang baik, besar kemungkinan bangunan tambahan akan buruk secara kualitas.

Instalasi Pipa dan Kabel

Saya pernah mengalami pada saat membangun rumah si tukang tidak memahami intalasi pipa dan kabel.

Hal ini malah mebuat rugi.

Misalnya dikarenakan tidak adanya perencanaan instalasi pipa, akhirnya diharuskan membongkar lantai yg sudah dikeramik.

Hal ini menambah bengkak bugjet yg sudah ada.

Keuntungan dan Kerugian Rumah Tumbuh

Sebelum merencanakan untuk membangun rumah tumbuh, ada baiknya melihat keuntungan dan kerugiannya.

Keuntungan
Salah satu keuntungan paling besar dari rumah tumbuh adalah berkaitan dengan biaya atau bugjet. Dengan konsep rumah tumbuh, kita hanya membangun rumah sesuai dengan keadaan biaya.

Dalam pembangunan bertahap memungkinkan kita utk menekan biaya. Sehingga kita tidak perlu, misalnya, meminjam dana untuk membangun rumah dari bank.

Selain itu,

Rumah tumbuh memungkinkan pembangunan untuk dilakukan secara efisien. Tidak ada proses bongkar pasang bangunan.

Kita hanya perlu menambahkan beberapa bagian tertentu tanpa diharuskan membongkar bagian lainnya.

Kerugian Rumah Tumbuh

Rumah tumbuh tetap mimiliki kekurangan. Salah satunya yg paling mendasar ialah kesatuan bangunan.

Pada bangunan sambungan tambahan biasanya sangat mudah retak. Apalagi pada rumah tumbuh horizontal.

Diperlukan teknik khusus supaya sambungan-sambungan baru tersebut tidak retak. Salah satunya dengan menambahkan “baut.” Bisa dengan besi atau kayu yg kuat.

utk meminimalisir kekurangan pada rumah tumbuh, sebaiknya perhatikan teknik pembangunannya.

Penelusuran Kata Kunci:

cara membuat rumah 2 tingkat sims,Kredit Rumah Syariah - Zada Naiim Kota Palembang Sumatera Selatan
Rumah Tumbuh ! Cara Tepat Membangun Rumah Bertahap | klik-rumah.com | 4.5